Efisiensi luminous (juga dikenal sebagai fluks luminous) mengacu pada fluks luminous (lumen) yang dipancarkan per watt daya listrik yang dikonsumsi, diukur dalam lm/W. Ini adalah salah satu indikator teknis paling penting untuk mengukur efisiensi energi lampu sorot LED. Saat ini, kisaran efisiensi luminous lampu sorot LED utama di pasaran kira-kira antara 80 dan 160 lm/W. Secara spesifik, lampu sorot LED dapat dibagi menjadi tiga tingkatan:
Kelas dasar (80-100 lm/W): Produk-produk ini biasanya menggunakan chip LED domestik kelas bawah, memiliki efisiensi penggerak yang lebih rendah, dan umumnya desain pembuangan panas yang buruk. Produk ini murah dan cocok untuk situasi di mana biaya listrik bukan masalah utama atau waktu penggunaan sangat singkat (seperti penerangan sementara sesekali).
Tingkat umum (100-130 lm/W): Sebagian besar lampu sorot LED merek ternama termasuk dalam kisaran ini. Mereka menggunakan chip LED merek terkenal (seperti Epistar, Sanan, CREE, OSRAM, Lumileds, dll.) dan driver efisiensi tinggi (efisiensi tipikal ≥90%). Untuk lokasi di mana penggunaan harian melebihi 4 jam, memilih produk tingkat umum menawarkan manfaat ekonomi yang sangat baik. Tingkat atas (130-160 lm/W atau bahkan lebih tinggi): Produk-produk ini biasanya menggunakan teknologi flip-chip terbaru, kemasan COB, catu daya driver ultra-efisien, dan desain optik yang dioptimalkan. Produk 150 lm/W menghemat energi 20% lebih banyak daripada produk 120 lm/W pada tingkat kecerahan yang sama. Misalnya, untuk mencapai 12.000 lumen, 100 lm/W membutuhkan 120W, sedangkan 150 lm/W hanya membutuhkan 80W. Meskipun produk kelas atas lebih mahal, produk tersebut menawarkan periode pengembalian investasi yang lebih singkat untuk proyek skala besar atau di daerah dengan harga listrik yang tinggi. Penting untuk dicatat bahwa produsen terkadang salah menggambarkan efisiensi pencahayaan, terutama pada produk berharga rendah yang dijual secara online. Konsumen harus meminta untuk melihat laporan uji pihak ketiga (LM-79 atau GB/T 9468) atau melakukan pengukuran aktual menggunakan bola pengintegrasi.
Selain itu, efisiensi luminous keseluruhan sebuah lampu tidak sama dengan efisiensi luminous masing-masing LED, karena faktor-faktor seperti kehilangan daya penggerak, transmisi lensa (biasanya 92%-95%), dan kehilangan panas dapat menyebabkan efisiensi luminous keseluruhan menjadi 5%-15% lebih rendah daripada masing-masing LED. Oleh karena itu, efisiensi luminous keseluruhan dari chip LED yang sama dapat sangat bervariasi tergantung pada desain perlengkapan pencahayaan. Harap perhatikan efisiensi luminous keseluruhan saat membeli.