Ketika lampu jalan LED terus memancarkan cahaya redup setelah dimatikan—fenomena yang sering disebut sebagai "ghosting" atau "afterglow"—penyebabnya umumnya mirip dengan kedipan, meskipun paling sering disebabkan oleh pelepasan muatan kapasitor. Berikut adalah penyebab spesifik dan solusi yang sesuai:
1. Pelepasan muatan kapasitor penggerak internal: Penggerak LED biasanya berisi kapasitor filter input. Setelah daya terputus, muatan yang tersimpan dalam kapasitor ini dilepaskan secara perlahan, menyebabkan LED tetap menyala redup selama beberapa detik hingga hampir satu menit. Ini adalah kejadian normal; hal ini tidak memengaruhi keamanan atau fungsionalitas dan tidak memerlukan tindakan apa pun.
2. Kabel fasa dan netral terbalik: Mirip dengan penyebab kedipan, jika sakelar dihubungkan untuk mengontrol kabel netral alih-alih kabel fasa, kabel fasa tetap terhubung ke driver. Melalui kapasitansi terdistribusi, ini memungkinkan arus yang cukup mengalir untuk menjaga LED tetap menyala redup (tanpa kedipan). Pengkabelan harus diperbaiki.
3. Tegangan induksi: Dalam kasus yang melibatkan penggunaan kabel panjang tanpa pelindung, tegangan induksi dapat tetap ada. Hal ini dapat diatasi dengan memasang resistor penguras (misalnya, resistor 220kΩ yang dihubungkan secara paralel di terminal input perlengkapan lampu).
4. Kebocoran akibat kelembapan: Di lingkungan yang lembap, resistansi isolasi dapat menurun, sehingga mengakibatkan arus bocor kecil. Periksa isolasi kabel dan penyegelan kotak sambungan.
5. Kebocoran dari sakelar pintar: Beberapa sakelar pintar memungkinkan sejumlah kecil arus mengalir bahkan saat dimatikan (untuk mempertahankan fungsi komunikasi). Dalam kasus seperti itu, disarankan untuk menghubungkan resistor secara paralel pada perlengkapan lampu. Cahaya yang sangat redup—yang hampir tidak terlihat dan tidak memengaruhi lingkungan sekitar—umumnya dapat diabaikan. Namun, jika cahaya tersebut terlihat dan terus-menerus, penyebab utamanya harus diselidiki dan diatasi.
Dapatkan katalog dan daftar harga terbaru