Ketika warga atau petugas inspeksi menemukan lampu jalan LED yang tidak berfungsi (misalnya, mati, berkedip, atau redup), mereka dapat melaporkan masalah tersebut melalui saluran berikut:
Metode tradisional: Hubungi departemen manajemen penerangan jalan kota dan berikan nomor identifikasi lampu jalan (tertera pada papan nama di tiang) atau lokasinya (nama jalan dan nomor tiang).
Metode daring/digital: Banyak kota telah mengembangkan akun resmi WeChat atau program mini "penerangan pintar", yang memungkinkan warga mengunggah foto masalah tersebut, dengan sistem secara otomatis menentukan lokasinya.
Kode QR: Beberapa tiang lampu jalan memiliki kode QR; memindai salah satunya akan mengarahkan pengguna ke halaman pelaporan tempat mereka dapat menentukan jenis kerusakan.
Sistem manajemen internal: Petugas inspeksi menggunakan perangkat genggam untuk membaca informasi dari tiang lampu melalui NFC atau RFID, sehingga mereka dapat melaporkan kerusakan di tempat. Laporan tersebut kemudian dimasukkan ke dalam sistem perintah kerja dan ditugaskan kepada tim pemeliharaan. Setelah perbaikan selesai, sistem akan memberikan pembaruan tentang hasilnya. Untuk masalah mendesak—seperti tiang lampu yang roboh atau kabel listrik yang terbuka—silakan hubungi nomor kontak darurat.
Untuk meningkatkan efisiensi proses pelaporan, disarankan agar nomor kontak atau kode QR ditampilkan secara jelas di setiap tiang lampu. Otoritas penerangan jalan kota harus berkomitmen pada waktu respons tertentu (misalnya, tiba di lokasi untuk perbaikan dalam waktu 24 jam). Saat melaporkan masalah, memberikan lokasi yang akurat dan deskripsi kerusakan yang jelas akan membantu memastikan perbaikan yang lebih cepat.