Pemasangan lampu tiang tinggi melibatkan pekerjaan di ketinggian; oleh karena itu, protokol keselamatan harus dipatuhi dengan ketat. Langkah-langkah utama meliputi:
1. Persiapan Pra-konstruksi: Kembangkan rencana instalasi terperinci dan lakukan pengarahan teknis keselamatan. Periksa semua peralatan pengangkat (crane truk, tali kawat, belenggu) untuk memastikan sertifikasi yang berlaku dan kondisi yang baik. Tetapkan zona eksklusi keselamatan; personel yang tidak berwenang dilarang memasuki area tersebut.
2. Inspeksi Pondasi: Pastikan bahwa pondasi beton telah mencapai kekuatan desain (biasanya C25 atau C30) dan bahwa baut jangkar diposisikan dengan tepat, dengan ulir yang tidak rusak dan tidak ada tanda-tanda karat.
3. Pengangkatan Tiang: Gunakan derek truk dengan kapasitas angkat yang memadai (umumnya minimal 1,5 kali berat tiang). Titik pengangkatan harus berada di atas pusat gravitasi tiang; gunakan sling nilon atau tali kawat dengan bantalan pelindung untuk mencegah kerusakan pada lapisan galvanis. Setelah pengangkatan, turunkan tiang secara perlahan ke flensa fondasi, kencangkan mur terlebih dahulu, sesuaikan vertikalitas (penyimpangan yang diizinkan 0,5‰), dan terakhir kencangkan baut jangkar hingga torsi yang ditentukan menggunakan kunci torsi.
4. Pemasangan Rangkaian Lampu: Jika rangkaian lampu dirakit di tanah sebelum diangkat, pasang semua lampu dengan aman dan selesaikan pemasangan kabel sebelum mengangkat seluruh rangkaian sebagai satu unit. Gunakan lubang pengangkat dan tali pengaman penahan jatuh selama pengangkatan.
5. Pemasangan Kabel Listrik: Semua kabel harus dialirkan melalui saluran pelindung, dan kotak sambungan kedap air harus digunakan untuk koneksi. Pastikan catu daya diputus sebelum melakukan pekerjaan pemasangan kabel apa pun.
6. Pengujian Sistem Pengangkatan: Setelah pemasangan, uji mekanisme pengangkatan kereta—pertama tanpa beban dan kemudian dengan beban—untuk memverifikasi kelancaran operasi dan keandalan sakelar batas.
7. Penerimaan Keselamatan: Setelah selesai, periksa kelurusan tiang, resistansi pentanahan (≤4Ω), dan kinerja pencahayaan; sistem hanya dapat dioperasikan setelah lolos pemeriksaan ini. Semua personel instalasi harus mengenakan helm dan sabuk pengaman (saat bekerja di ketinggian) dan memiliki sertifikasi profesional yang diperlukan.