Kegagalan menyala adalah masalah paling umum pada lampu jalan LED; proses pemecahan masalahnya harus sistematis.
Langkah 1: Periksa catu daya. Verifikasi apakah pemutus sirkuit di kotak distribusi telah terputus atau apakah sekering telah putus. Gunakan penguji tegangan atau multimeter untuk memeriksa tegangan pada blok terminal lampu jalan. Jika tidak ada tegangan, periksa kabel untuk kerusakan (misalnya, putus karena penggalian) atau sambungan yang longgar.
Langkah 2: Periksa sakelar peka cahaya atau berbasis pengatur waktu. Jika lampu jalan dilengkapi dengan sakelar peka cahaya, tutupi fotosensor dengan kain gelap untuk melihat apakah lampu menyala. Jika menggunakan sakelar berbasis pengatur waktu, pastikan pengaturan waktunya benar. Anda juga dapat memutus aliran listrik ke output sakelar peka cahaya atau pengatur waktu; jika lampu menyala, berarti pengontrolnya rusak.
Langkah 3: Periksa driver LED (catu daya). Jika tegangan input normal tetapi tidak ada output DC—atau jika tegangan output tidak normal—kemungkinan driver tersebut rusak. Ganti dengan driver baru dengan spesifikasi yang sama.
Langkah 4: Periksa chip (manik-manik) LED. Gunakan multimeter (atur ke mode uji dioda) untuk memeriksa terminal positif dan negatif modul LED. Pembacaan "rangkaian terbuka" atau "rangkaian pendek" menunjukkan bahwa rangkaian LED rusak. Selain itu, periksa secara visual chip LED untuk melihat adanya bintik hitam yang terlihat.
Langkah 5: Periksa blok terminal. Sambungan di dalam kotak sambungan lampu jalan dapat menjadi longgar karena getaran atau oksidasi; pastikan sambungan tersebut dikencangkan dengan aman.
Langkah 6: Periksa perangkat pelindung lonjakan arus (SPD). SPD yang rusak dapat menyebabkan korsleting atau kebocoran ke tanah, yang mengakibatkan pemutus sirkuit terputus. Lepaskan SPD untuk menguji sistem.
Langkah 7: Untuk lampu jalan pintar, verifikasi bahwa modul komunikasi berfungsi dengan benar dan coba kendalikan secara manual (jika tersedia). Jika langkah-langkah di atas tidak menyelesaikan masalah, mungkin ada kerusakan pada kabel; alat pencari kerusakan kabel akan diperlukan untuk menentukan lokasi kerusakan. Perbaikan harus dilakukan oleh teknisi listrik yang berkualifikasi; jangan pernah mencoba melakukan perbaikan saat peralatan masih dialiri listrik.